•  
  •  
  •  
  •  
  •  

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan juga akan memberantas praktik impor barang dengan ilegal faedah membentengi industri dalam negeri. Prinsip Jokowi ditangani dengan mengatakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai untuk menyiapkan langkah konkret dan mewaspadai oknum dari lembaga itu.

Jokowi mengatakan, pertemuannya dengan Ditjen Bea Cukai terutama berkaitan dengan sebagian langkah untuk mengatasi impor ilegal. Ia mengaku demikian kali terima yang dirasa dari asosiasi industri terkait banjirnya product impor ilegal.

“Beberapa kali saya terima yang dirasa asosiasi, dan yang terakhir dari asosiasi pertekstilan, bila kita dibanjiri oleh peredaran sebagian product impor ilegal. Apabila diteruskan akan mematikan produsen dalam negeri karna mereka tidak bisa bersaing dengan product ilegal itu, ” tuturnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/10).
Ia mencontohkan, beberapa barang yang berkaitan dengan pakaian jadi terkait product impor ilegal salah satunya alas kaki, kosmetik, elektronik, sprei, sebagian product makanan serta pangan. Jokowi memohon hal tersebut jadi perhatian semua jajarannya.

“Yang pertama, itu bisa menyebabkan rusaknya industri kita, melemahkan industri kita. Yang ke-2, apabila ini tidak selekasnya kita menyingkirkan, kita habisi, orang akan malas berproduksi, mengganggu pasar dalam negeri, mengganggu keuangan negara kita dan juga akan melemahkan daya saing kita.

Oleh karena itu, lanjutnya, dalam pertemuan itu Jokowi inginkan terdapat banyak langkah yang lebih konkret. Ia menilainya hal seperti ini juga akan lakukan perbaikan neraca perdagangan negara apabila bisa dikerjakan lebih baik.

“Di pelabuhan, saya sudah mendengar bila ada banyak modus yang ditangani, baik dalam penyelundupan bea masuk, PPh maupun PPn. Saya kira yalla shoot di sini ada tiga pihak yang bekerja dengan. Yang pertama importir, yang ke-2 pastinya pengusaha pengurusan service, yang berkaitan dengan kepabeanan dan yang ke-3 oknum. Terutama oknum bea cukai, ” tuturnya.

irektur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi mengatakan pihaknya juga akan berikan hukuman pada anggotanya yang bisa dibuktikan turut dan dalam impor ilegal. Namun, ia belum merinci jumlah oknum yang paling baru.

“Saya kira masing-masing th. ada, tapi nantinya angkanya bisa kita susulkan. Sama seperti yang sudah ditetapkan itu ada reward and punishment. Apabila meeka memang di ambil rangkuman kerjakan pelanggaran itu mulai dari turun pangkat sampai ada yang dipecat, ” tuturnya.


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...

FavoriteLoadingFavorit

Tentang penulis