Bantuan Modal Usaha Tak Kunjung Ada, Bumdes Kalpataru Tetap Lahirkan Kripik Pisang
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Masa Kepengurusan Bumdes Kalpataru telah memasuki usia satu tahun, usia belia yang membutuhkan proses untuk menjadi Badan Usaha Milik Desa yang mampu melahirkan produk – produk unggulan Desa khususnya Desa Kanreapia.

Berdiri sejak April 2016 dan saat ini april 2017 usia telah memasuki satu tahun tetapi modal bantuan usaha belum ada kabarnya. Adapun anggaran 2016 yang khusus untuk Bumdes Kalpataru akhirnya menjadi dana Silpa, disebabkan oleh regulasi dan prosedur yang panjang untuk menerima bantuan modal usaha tersebut, hingga saat ini anggaran sebesar Enam Puluh Enam Juta (66.000.000) belum bisa di kelola oleh Bumdes Kalpataru.

Dari hal tersebut tidak menyurutkan pengurus untuk tetap berjalan dan melahirkan produk – produk unggulan desa, baik melakukan pelestarian buah Markisa Lokal, khas Desa Kanreapia yang diberi nama Varietas Malino.

Membuka Toko Tani Organik, untuk masyarakat petani di Desa Kanreapia karena secara keseluruhan penduduk desa Kanreapia adalah petani olehnya itu pupuk organic adalah hal yang dibutuhkan oleh petani yakni menuju Desa Kanreapia sebagai percontohan pertanian Organik di Kabupaten Gowa

Selain itu Bumdes Kalpataru juga saat ini mencoba membuat olahan kripik dari hasil pertanian agar kedepan semua jenis tanaman bukan hanya panen langsung jual tetapi singgah dipengolahan kemudian dipasarkan, seperti Kripik Pisang saat ini mulai diproduksi dan siap dipasarkan.

Bumdes Kalpataru akan terus berupaya melahirkan produk – produk yang bisa mengantarkan desa Kanreapia Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa Sul – Sel menjadi desa yang maju, sejahtera dan mampu berinovasi.


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

FavoriteLoadingFavorit

Tentang penulis