2020 Dana Desa untuk Peningkatan SDM dan Atasi Kemiskinan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Penambahan kualitas sdm (SDM), serta menangani masalah kemiskinan di pedesaan, bisa menjadi prioritas pemakaian dana desa pada tahun 2020.

Terdapatnya prioritas itu, diutarakan Direktur Pemberdayaan Warga Desa (PMD), Kemendesa PDTT, M. Fachri, saat pimpin rapat kelanjutan pengaturan Permendes Prioritas Pemakaian Dana Desa Tahun 2020, Selasa (2/7/2019) di Jakarta.

“Tahun 2020, didorong prioritas pemakaian dana desa digunakan untuk penambahan kualitas SDM, serta pengentasan kemiskinan di desa, sesuai dengan kebijaksanaan serta Nawacita Presiden Jokowi,” tegasnya.

Rapat konsinyering Permendes itu, didatangi semua Kasubdit di lingkungan Direktorat PMD, perwakilan kementerian serta instansi berkaitan, Kemenkumham, serta KN P3MD PID.

Fachri memperjelas, sesudah perancangan Pemendes usai diatur, akan dibawa ke Kemenkumkham untuk dikerjakan langkah harmonisasi sesuai etika, ketentuan, serta wewenang desa.

“Terbitnya Permendes ini diusahakan sesuai dengan sasaran. Ditambah lagi pada bulan Juli ini, siklus rencana desa telah berjalan untuk merangkum arah kebijaksanaan pembangunan desa tahun 2020,” tutur Fachri.

Tanggapan faksi kementerian atau instansi berkaitan, lanjut Fachri, penting untuk percepat perumusan Permendes Prioritas Pemakaian Dana Desa Tahun 2020.

“Bagaimana advokasi serta penyadaran internal kita pada desa supaya rumor ini jadi sisi yang penting, pun tidak kalah penting,” tuturnya.

Menurut dia, desas-desus penambahan SDM serta pengentasan kemiskinan di desa telah terakomodir dalam Permendes Prioritas 2020, tinggal bagaimana triknya kementrian serta instansi dapat menjaga info ini sampai di wilayah. Karena, peranan wilayah besar sekali dalam asistensi tehnis pada utamanya saran ini.

“Kita mempunyai pendamping desa di semua Indonesia. Begitupun kementerian lain seperti penyuluh Kementan, PKH di Kemensos danĀ www.yalla shoot.com. Silahkan kita berintegrasi supaya semua proses ini berjalan bersama dengan sesuai dengan keinginan kita untuk Indonesia, serta desa yang maju serta mandiri,” ajak Fachri.

Hal-hal lain yang penting juga, sambung Fachri, ialah tanda kemiskinan di desa nyatanya ada banyak yang belum masuk jadi program prioritas desa. Ada banyak desa yang belum menganggarkan program berbasiskan kemiskinan untuk dibiayai dalam APBDes-nya.

Dalam Permendes Prioritas 2020 ini, jadi referensi buat pusat sampai wilayah, pemdes, pendamping desa, serta warga, menjadi penunjuk arah buat desa serta warga dalam musyawarah desa untuk memastikan arah pembangunan desanya.


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

FavoriteLoadingFavorit

Tentang penulis